Tingkatkan Motorik Halus Si Kecil dengan Mengajaknya Membuat Kue di Rumah

Si Kecil sudah menginjak usia dua tahun, Moms? Seiring pertumbuhan usianya, Si Kecil biasanya jadi semakin aktif dan senang mengeksplorasi hal baru. Pada usia dua tahun, Si Kecil juga berada pada masa emas tumbuh kembang sehingga Moms perlu memberikan stimulus yang tepat untuk membantunya tumbuh menjadi anak cerdas.

Salah satu kecerdasan yang penting untuk diasah pada bayi usia dua tahun adalah kecerdasan motorik halus yang melibatkan gerakan otot kecil, serta koordinasi mata dan tangan Si Kecil. Salah satu cara menyenangkan yang bisa Moms lakukan untuk memberikan stimulus yang tepat pada Si Kecil adalah dengan mengajaknya ikut membuat kue di dapur bersama Moms. Berbagai tahapan dalam membuat kue bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan motorik halus Si Kecil sekaligus meningkatkan kecerdasan otaknya. Selain itu, kegiatan mencampur, mengaduk, dan menekan-nekan adonan pun pasti akan disukai Si Kecil.

Menyiapkan Bahan Kue

Hal pertama yang perlu Moms lakukan ketika hendak mengajak Si Kecil membuat kue bersama adalah membuatnya tertarik dengan berbagai bahan kue yang hendak digunakan. Setelah itu, Moms bisa mengajak Si Kecil untuk mengenal bentuk dan tekstur pada bahan-bahan kue tersebut, seperti tepung, gula pasir, margarin, dan telur. Dengan mengenal beragam bentuk bahan kue, indra peraba Si Kecil pun jadi lebih terasah.

Mencampur Bahan Kue dalam Wadah

Setelah Moms memisahkan bahan kue sesuai takaran, Moms bisa meminta Si Kecil untuk menuangkannya ke dalam wadah. Beri arahan pada Si Kecil agar ia melakukannya dengan perlahan. Tahapan ini akan melatih koordinasi mata dan tangan Si Kecil sehingga perkembangan motorik halusnya akan terlatih dengan baik. Jangan khawatir jika ada bahan kue yang tercecer di luar wadah karena yang terpenting adalah proses belajarnya. Berikan pujian pada Si Kecil setelah ia berhasil melakukan tahapan ini.

Mencetak Adonan Kue

Gerakan mencetak adonan, seperti menggiling dan membentuk adonan ternyata mampu melatih koordinasi tangan Si Kecil sehingga dapat memperkuat kemampuan motorik halusnya. Biarkan Si Kecil bebas berkreasi membentuk kue versinya sendiri. Moms pun dapat membantu mengajarkan ketelitian serta mengenalkan konsep tebal dan tipis pada Si Kecil saat mencetak adonan kue.

Menghias Tampilan Kue

Untuk hiasan kue, Moms bisa menyiapkan buttercream, cokelat butir warna-warni, atau icing sugar. Saat akan menghias kue, Moms bisa terlebih dahulu memberi contoh cara menghias kue tersebut pada Si Kecil. Tanyakan juga pada Si Kecil hiasan apa yang ia inginkan untuk kuenya. Dengan memilih hiasannya sendiri, kemandirian dan kreativitas Si Kecil pun ikut terlatih. Moms bisa terus mendampingi Si Kecil selagi ia berkreasi menghias kuenya sendiri. Tak perlu sering mengoreksi, biarkan Si Kecil berkreasi dengan bebas agar kreativitasnya semakin terlatih. Setelah selesai membuat kue, jangan lupa untuk memberi pujian atau pelukan kepada Si Kecil agar ia tetap bersemangat untuk melakukan aktivitas kreatif lainnya.

Selain mendukung Si Kecil saat berkreasi, dukung pula kenyamanan gerak bebasnya saat ia membuat kue bersama Moms. Jangan biarkan kenyamanan Si Kecil saat membuat kue terganggu oleh popok yang bocor. Selalu pakaikan popok yang mampu menyerap cairan dengan cepat agar ia tak merasa terganggu saat melakukan aktivitasnya, seperti popok celana Sweety Silver yang mampu menyerap cairan dalam satu detik sehingga cepat kering jadi anti bocor. Yuk, ajak Si Kecil membuat kue bersama Moms agar kecerdasan motorik halusnya semakin berkembang!


Bagikan

Komentar (0)


Mohon Daftar/Masuk untuk dapat menuliskan komentar

Article Terkait

Apa Saja Bahan Utama Pembuatan MPASI?

Si kecil tentu saja tidak selamanya akan diberi ASI (Air Susu Ibu). Ada beberapa makanan yang pada akhirnya harus dikenalkan satu per satu pada si kec...