Si Kecil Suka Corat-Coret Dinding? Jangan Dilarang, Itu Tanda Kecerdasan Anak

Golden age atau fase emas merupakan masa di mana fisik dan otak balita berada pada perkembangan terbaiknya. Perkembangan bayi pada fase golden age ini sangat penting karena akan menentukan kecerdasan bayi, kreativitas serta perilakunya di masa datang. Berbagai stimulasi bayi yang diberikan orang tua untuk Si Kecil akan mudah diserap otak dan terekam kuat di alam bawah sadar Si Kecil. Saat Si Kecil berusia dua tahun dan ia sudah bisa berjalan atau sekadar merambat dinding, pasti ia senang sekali mengambil pensil warna untuk membuat coretan di dinding. Ketika Si Kecil melakukan kegiatan ini, apakah Moms harus melarang Si Kecil atau malah mendukungnya?

Manfaat Corat-coret Dinding untuk Si Kecil

Dinding yang bersih menjadi tempat favorit Si Kecil untuk membuat coretan berbentuk seperti benang kusut atau lingkaran. Seringkali aksi corat-coret Si Kecil ini membuat para Moms marah karena dianggap membuat dinding rumah menjadi kotor. Tapi tahukah Moms bahwa aksi corat-coret Si Kecil di dinding merupakan salah bentuk aktivitas kreatif Si Kecil serta tanda kecerdasan anak sedang berkembang? Saat Si Kecil melakukan aksi mencorat-coret dinding, ternyata hal tersebut adalah salah satu stimulasi yang berkaitan dengan perkembangan otak bayi, juga perkembangan motorik kasar dan motorik halus Si Kecil.

Perkembangan motorik kasar Si Kecil berkaitan erat dengan perkembangan fisiknya yang melibatkan penggunaan otot-otot besar atau seluruh tubuhnya seperti keinginan Si Kecil untuk berdiri dan mencorat-coret dinding. Kreativitas Si Kecil melalui aksi corat-coret dinding mulai dari memilih pensil atau krayon yang akan digunakan, caranya menggenggam pensil hingga saat dia membuat coretan di dinding merupakan bentuk perkembangan motorik halus Si Kecil. Perkembangan motorik halus dan motorik kasar pada Si Kecil akan berkaitan erat dengan fisik dan intelektual Si Kecil di masa depan, sehingga diperlukan stimulasi yang tepat.

Lantas, Apakah Si Kecil Dibiarkan Terus untuk Mencorat-coret Dinding?

Moms tidak perlu melarang Si Kecil ketika ia melakukan aktivitasnya ini. Jika Moms memarahi Si Kecil, hal ini justru akan menghambat aktivitas kreatifnya sehingga secara tidak langsung perkembangan motorik halus dan motorik kasar Si Kecil juga terhambat.

Agar kegiatan Si Kecil ini lebih terarah dan tidak membuat semua dinding rumah menjadi kotor, akan lebih baik jika Moms menyediakan satu area dinding tertentu khusus tempat Si Kecil berkreativitas dengan coretannya tersebut seperti di kamar tidurnya. Jika Si Kecil terlanjur mencorat-coret dinding di luar area khusus untuk corat-coret, Moms bisa mengajak Si Kecil untuk membersihkan tembok bersama-sama. Hal ini juga bermanfaat untuk melatih rasa tanggung jawab pada Si Kecil.

Untuk mendukung aktivitas kreatif Si Kecil, Moms bisa menyediakan krayon, pensil warna atau spidol yang terbuat dari bahan alami, bebas toxic dan lebih baik menggunakan bahan perwarna makanan (foodgrade) karena bayi usia dua tahun senang menggigiti mainannya. Moms juga bisa menyiasati kegiatan mengasah kreativitas Si Kecil dengan memberikan alternatif media corat-coret seperti papan tulis atau buku gambar. Moms bisa memajang hasil karya Si Kecil agar ia lebih semangat mengeluarkan ide-ide kreatifnya dalam menggambar. Siapa tahu aktivitas kreatif Si Kecil ini akan menuntunnya menjadi desainer atau pelukis handal di masa depan.

Selalu dampingi Si Kecil saat ia memulai aksinya mencorat-coret dinding dan jangan ragu untuk ikut berkreasi bersamanya. Si Kecil akan senang mengasah kreativitas bersama Moms apalagi jika #SudahPakaiSweety Silver Pants for Boys dengan karakter Justice League yang pas untuk popok bayi laki-laki dan Sweety Silver Pants for Girls dengan karakter Hello Kitty yang imut untuk popok bayi perempuan. Popok celana dari Sweety merupakan popok perekat yang bisa menyerap cairan dalam satu detik, pas di badan sehingga popok anti bocor dan popok anti iritasi, Si Kecil akan sangat nyaman melakukan segala aktivitas kreatifnya.

Yuk, terus asah kreativitas Si Kecil, Moms!


Bagikan

Komentar (6)


profile picture

Mohon Daftar/Masuk untuk dapat menuliskan komentar

Hana Khairunnisa Nuna
Hana Khairunnisa Nuna
Anak ku usia 9 bulan senang banget megang sepidol.. lalu buka tutup sepidol ku.. lama lama di corat coret ga berurutan ke segala arah
0
Irene Ria Wikantari
Irene Ria Wikantari
Artikel yang sangat bermanfaat
0
Charina Jasmine
Charina Jasmine
Alhamdulillah g suka corat coretdinding..ud saya sediakan buku danotomatis kakak g pernah coratcoret dinding..jd g perlu di larang
0
Septia Arisanti
Septia Arisanti
Tidak dilarang tapi di arahkan ke tempat yang sesusi yaitu kertas
0
Usswatun Hasana
Usswatun Hasana
Iya min anakku juga suka corat coret dinding tanpa sepengetahuanku, sekarang di ajari dengan media kertas dan papan
0

Article Terkait

Si Kecil Suka Mencari Perhatian Moms? Yuk, Kenali...

Mendidik batita usia dua tahun memang memiliki tantangan tersendiri karena ia sudah lebih aktif dan mulai belajar mengembangkan interaksi sosial denga...

5 Tips Memilih Sepatu yang Nyaman dan Aman untuk S...

Moms, memilih sepatu untuk Si Kecil tidak boleh sembarangan loh, terlebih karena Si Kecil baru bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Diperlu...

Jangan Dibentak, Lakukan Hal Ini untuk Menenangkan...

Moms sedang berencana mengajak Si Kecil pergi untuk liburan keluarga? Wah, pasti akan menjadi pengalaman yang seru ya bagi Moms dan Si Kecil. Pasti Mo...