Jangan Berikan Makanan Ini Pada Bayi Berusia di Bawah Satu Tahun

Si Kecil sudah memasuki usia enam bulan? Biasanya, bayi pada usia enam bulan ke atas sudah mulai dikenalkan dengan makanan padat pendamping ASI (MPASI). Pada usia enam bulan, sistem pencernaan bayi memang sudah berkembang dengan cukup baik sehingga bayi sudah mampu mengolah, mencerna, serta menyerap berbagai jenis nutrisi seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin dan mineral.

Namun, Moms tetap tidak boleh memberi sembarang makanan karena tidak semua jenis makanan bisa dicerna dengan baik oleh tubuh bayi yang masih berusia 6-12 bulan. Lalu, makanan apa saja yang tidak boleh Moms berikan pada Si Kecil yang berusia 6-12 bulan? Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Madu

Meski madu termasuk jenis makanan yang menyehatkan dan memiliki banyak nutrisi di dalamnya, Moms tidak boleh memberikannya pada bayi yang masih berusia di bawah satu tahun. Bayi yang belum genap satu tahun bisa mengalami penyakit botulisme jika ia mengonsumsi madu.

Botulisme sendiri adalah penyakit yang menyerang bayi yang terinfeksi spora bakteri Clostridium botulinum yang ada di dalam madu. Spora bakteri tersebut bisa berkembang biak di dalam usus bayi, bahkan bisa memproduksi racun yang berbahaya. Bayi yang mengalami botulisme akan menunjukkan beberapa gejala seperti sembelit, lesu, lebih sering menangis, dan nafsu makan yang menurun. Jika tak ditangani dengan segera, penyakit ini bisa membahayakan Si Kecil.

Penyakit botulisme memang lebih rentan terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun karena pada fase tersebut, ekosistem yang berada di dalam usus bayi belum dapat melawan pertumbuhan bakteri jahat yang terkandung di dalam madu.

Garam

Sebaiknya, Si Kecil diberi makanan dengan rasa alami dari makanan tersebut tanpa perlu ditambahkan garam. Bayi hanya membutuhkan kurang dari satu gram garam setiap harinya hingga usianya 12 bulan. Kebutuhan tersebut sebenarnya sudah dapat terpenuhi dari ASI. Saat Si Kecil mulai makan makanan padat, kebutuhan garam tersebut juga bisa didapat secara alami dari makanan yang Si Kecil makan, tanpa perlu ada penambahan garam. Pemberian garam pada bayi berusia di bawah satu tahun bisa membahayakan kesehatannya karena ginjal bayi belum dapat mengolah garam dengan baik.

Gula

Selain garam, Moms juga sebaiknya tidak memberikan gula tambahan pada makanan Si Kecil. Gula tidak baik bagi bayi berusia di bawah satu tahun karena dibuat melalui berbagai tahap penyulingan di pabrik dan menggunakan bahan kimia yang bisa berbahaya untuk bayi.

Selain itu, bayi yang sering mengonsumsi gula berlebih di usia dini lebih mudah terkena diabetes dan obesitas saat ia dewasa nanti. Untuk kebutuhan gula, sebaiknya Moms memberikan gula alami yang terdapat pada buah-buahan yang mudah dikonsumsi oleh bayi seperti buah pisang, pepaya, dan apel yang telah dihaluskan.

Makanan Tidak Matang

Makanan yang tidak matang dengan sempurna juga seharusnya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia satu tahun. Jadi, jika Moms hendak memberikan telur, daging ayam, hati ayam, atau ikan sebagai MPASI bayi, sebaiknya Moms memasaknya dengan benar-benar matang. Makanan-makanan yang belum matang berisiko mengandung bakteri yang berbahaya bagi bayi, seperti bakteri Salmonella. Sebelum Si Kecil berusia satu tahun, sebaiknya Moms juga tidak memberikan putih telur dalam menu MPASI bayi. Berikan kuning telurnya saja, karena putih telur bisa menyebabkan alergi pada bayi.

Nah, itulah beberapa makanan yang tidak boleh Moms berikan pada bayi berusia 6-12 bulan. Tubuh bayi yang masih berusia di bawah satu tahun memang masih sensitif sehingga banyak yang perlu Moms perhatikan. Selain makanan bayi, Moms juga perlu memerhatikan kesehatan kulit Si Kecil, khususnya di area popok. Kulitnya yang sensitif cenderung lebih mudah terkena ruam popok.

Kulit Si Kecil yang terkena ruam bisa terasa gatal dan perih sehingga bisa membuat Si Kecil tak nyaman. Karena rasa yang tak nyaman tersebut, Si Kecil pun biasanya jadi terganggu kenyamanan tidurnya. Jika hal tersebut terjadi, jam tidur Si Kecil jadi berkurang sehingga akan berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Agar Si Kecil tidak mengalami ruam popok, Moms bisa melakukan pencegahan dengan melakukan tiga langkah sederhana, yaitu siapkan popok bayi yang bagus, segera ganti dan jangan tunggu sampai penuh, serta sempurnakan kebersihan Si Kecil. Moms bisa memakaikan popok newborn yang lembut pada Si Kecil, seperti popok bayi Sweety Gold Comfort yang dilengkapi inovasi Diamond Layer Technology, membuatnya menjadi popok anti bocor karena mampu mendistribusikan dan menyerap cairan dengan sempurna. Popok bayi Sweety Gold Comfort ini juga memiliki lapisan permukaan yang sangat lembut, bersirkulasi udara, dan sudah teruji klinis oleh Australian Dermatologist sehingga aman bagi kulit bayi baru lahir atau kulit bayi sesensitif apa pun.

Yuk, selalu berikan yang terbaik untuk kebutuhan Si Kecil, mulai dari makanan yang aman dikonsumsi dan kaya nutrisi hingga popok bagus yang bisa menjauhkan Si Kecil dari ruam popok pada bayi. #SudahPakaiSweety


Bagikan

Komentar (39)


profile picture

Mohon Daftar/Masuk untuk dapat menuliskan komentar

EmyLie Ali
EmyLie Ali
Wow... Mksh infonya mom
0
Novi
Novi
Artikel y sangat membantu sekali sweety.. Terimakasih
0
Usswatun Hasana
Usswatun Hasana
Oke sweety
0
Diana
Diana
bagus bermanfaat
0
yuni fitria
yuni fitria
Sangat bermanfaat infonya
0

Article Terkait

Moms, Ini 5 Cara Terbaik Membangun Kreativitas Bayi Sejak Dini

Moms, Ini 5 Cara Terbaik Membangun Kreativitas Bay...

Kreativitas dan imajinasi adalah hal yang penting untuk perkembangan bayi, tak terkecuali untuk bayi baru lahir atau bayi yang masih berusia 0-12 bula...

Vaksin Wajib Buat Si Kecil

Vaksin Wajib Buat Si Kecil

Pemberian vaksin bagi Si Kecil memang masih mengundang pro dan kontra dengan berbagai alasan. Jika Bunda masih ragu untuk memberikan vaksin kepada Si...

Perlengkapan Moms dan Calon Bayi yang Perlu Disiapkan Jika Bersalin di Rumah Sakit

Perlengkapan Moms dan Calon Bayi yang Perlu Disiap...

Kandungan Moms sudah mulai memasuki trimester akhir? Pada masa kehamilan trimester akhir, biasanya ibu hamil akan mulai sibuk melakukan persiapan mela...